PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang memastikan Festival Perahu Bidar 2026 akan kembali digelar dengan wajah baru. Tahun ini lokasinya dipindahkan ke kawasan Keramasan, dengan konsep acara yang lebih luas dan menyasar wisata air serta ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang mengatakan, pemindahan lokasi ke Keramasan dilakukan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi peserta dan pengunjung. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi sungai yang strategis sekaligus ruang terbuka yang lebih luas untuk kegiatan pendukung.
“Konsep baru ini tidak hanya lomba bidar, tapi juga ada pasar UMKM, kuliner khas Palembang, pertunjukan seni budaya, dan area edukasi sejarah Sungai Musi. Tujuannya biar festival ini punya dampak ekonomi langsung ke masyarakat sekitar Keramasan,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Selama ini Festival Perahu Bidar identik dengan tepian Sungai Musi di pusat kota. Pemkot menilai Keramasan bisa menjadi titik pertumbuhan baru pariwisata di Palembang bagian hulu. Selain itu, akses jalan dan lahan parkir di kawasan ini lebih memadai untuk menampung ribuan pengunjung.
Pemkot juga menggandeng komunitas perahu bidar, karang taruna, dan pelaku UMKM lokal Keramasan agar ikut terlibat langsung dalam persiapan.
Pemkot menargetkan Festival Perahu Bidar 2026 di Keramasan bisa menarik wisatawan dari luar Palembang dan mengangkat kembali identitas kota sebagai “Bumi Sriwijaya di Tepian Sungai”.
“Kami ingin Keramasan jadi ikon baru. Dengan konsep ini, masyarakat tidak hanya menonton lomba, tapi juga bisa menikmati budaya, belanja produk lokal, dan belajar sejarah,” tambah pihak Pemkot.
Persiapan teknis seperti penataan dermaga sementara, tribun penonton, area parkir, dan keamanan perairan saat ini sudah mulai dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait.

