Pemilihan Nakesdan Sumsel 2024, Bidan RSUD Bayung Lencir Masuk 3 Besar

Pemilihan Nakesdan Sumsel 2024, Bidan RSUD Bayung Lencir Masuk 3 Besar

Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi adalah penghargaan yang diberikan kepada tenaga kesehatan berprestasi dan berdedikasi tinggi.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Pada Tanggal 29-30 Agustus 2024, melakukan pemanggilan peserta pemilihan tenaga medis dan tenaga Kesehatan teladan tingkat provinsi Sumatera Selatan 2024, yang diselenggarakan di Balai Pelatihan Kesehatan (BAPELKES) Provinsi Sumsel. 

Tahun ini RSUD Bayung Lencir turut serta dalam kompetisi ini dengan mengirimkan 2 orang staf sebagai peserta tenaga medis dan tenaga Kesehatan teladan tahun 2024, yaitu dr Nina Ambarsari dari profesi dokter dan Novi Ratnasari SST dari profesi bidan.

Keduanya telah membawa inovasi ini dalam acara tersebut, ujian dilaksanakan secara tertulis dan wawancara. Dimana peserta dari profesi dokter berjumlah 8 orang dan profesi bidan berjumlah 9 orang terdiri dari perwakilan bidan di kabupaten-kabupaten lain seperti Kota Palembang, MURATARA, PALI dan Muaraenim.

Calon yang layak/mendapatkan nilai terbaik disampaikan oleh Tim Penilai Provinsi  kepada Kepala Dinas Kabupaten/ Kota yang terpilih dan kepada Dinas Kesehatan Provinsi untuk kemudian ditetapkan oleh Gubernur yang selanjutnya diusulkan kepada Menteri Kesehatan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan di Tingkat Nasional. Sedangkan Tim Penilai Nakes Teladan Provinsi berasal dari dinas kesehatan provinsi dan para organisasi profesi yaitu PDGI, IDI, PPNI, IBI, PERSAGI, PATELKI, HAKLI, IAI, IAKMI.

“Dan akhirnya Novi Ratnasari, STT masuk 3 besar untuk dilakukan kunjungan langsung dalam penilaian tenaga Kesehatan teladan tingkat Prov.Sumsel, dengan inovasi dengan judul GEBER AKSI. Inovasi ini bermula dari keprihatinan dimana besarnya manfaat ASI tidak diimbangi oleh peningkatan perilaku pemberian ASI dengan baik,” ujar direktur RSUD Bayung Lencir, dr Diyanti Novitasari MARS.

 
“Dengan angka pemberian ASI ekslusif di Musi Banyuasin pada tahun 2022 berada pada angka 47,8%. Inovasi GEBER AKSI (Gerakan Beri ASI Ekslusif) hadir dengan nyata melalui gerakan bersama dalam Pengoptimalan Intervensi 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui dan adanya WhatsAPP GEBER AKSI sebagai wadah diskusi bersama konselor Laktasi sebagai bentuk dukungan keberlanjutan dalam pemberian ASI Ekslusif.